Terak, 23 Juni 2026 – Polemik yang sempat terjadi terkait program pemindahan pasir di Desa Terak akhirnya menemui titik terang. Melalui musyawarah darurat yang digelar di Kantor Desa Terak pada Selasa (23/6/2026), tujuh warga yang sebelumnya menyampaikan penolakan terhadap program tersebut akhirnya sepakat menerima dan mendukung kelanjutan kegiatan yang telah menjadi hasil kesepakatan bersama Pemerintah Desa Terak dan para pemangku kepentingan.
Musyawarah darurat tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Terak, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, Babinsa, perwakilan Polsek, Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP), pihak perusahaan, tokoh masyarakat, serta tujuh warga yang sebelumnya menyampaikan penolakan terhadap kegiatan pemindahan pasir.
Pertemuan tersebut digelar sebagai langkah cepat Pemerintah Desa untuk meredam situasi yang mulai berkembang di tengah masyarakat sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas desa.
Dinamika yang terjadi bermula ketika seorang warga berinisial A mendatangi beberapa warga yang sebelumnya menolak program tersebut. Dalam pertemuan itu, A menyampaikan bahwa dirinya sudah beberapa hari tidak dapat bekerja akibat adanya laporan yang menurut keterangannya dilakukan secara sepihak dan tidak memiliki dasar yang jelas. Kondisi tersebut kemudian memicu perhatian berbagai pihak karena dikhawatirkan dapat memperkeruh situasi apabila tidak segera diselesaikan melalui jalur musyawarah.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Terak bersama unsur terkait berinisiatif menggelar musyawarah darurat dengan menghadirkan seluruh pihak yang berkepentingan. Forum tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi semua peserta untuk menyampaikan pandangan, keberatan, serta masukan terhadap program yang sedang berjalan.
Musyawarah berlangsung cukup dinamis dengan pembahasan yang alot. Masing-masing pihak diberikan kesempatan menyampaikan pendapat sehingga seluruh persoalan yang menjadi perbedaan pandangan dapat dibahas secara terbuka. Setelah melalui proses diskusi yang panjang dan mengedepankan semangat musyawarah untuk mufakat, akhirnya seluruh peserta mencapai kesepakatan bersama.
Sebagai bentuk komitmen atas hasil musyawarah tersebut, seluruh pihak yang hadir melakukan penandatanganan bersama nota kesepakatan atau notulen hasil rapat. Penandatanganan tersebut menjadi bukti kesepakatan bersama sekaligus komitmen seluruh peserta untuk menghormati hasil musyawarah dan menjaga situasi Desa Terak tetap aman, tertib, serta kondusif.
Melalui kesepakatan tersebut, tujuh warga yang sebelumnya menyatakan penolakan secara resmi menerima dan menyetujui kelanjutan program pemindahan pasir yang sebelumnya telah disepakati oleh Pemerintah Desa Terak, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP), serta para ketua RT terkait.
Dengan tercapainya kesepakatan itu, polemik yang sempat berkembang di tengah masyarakat diharapkan dapat berakhir sehingga seluruh elemen masyarakat dapat kembali fokus mendukung pembangunan desa. Pemerintah Desa juga berharap hasil musyawarah tersebut menjadi pedoman bersama dalam menjaga persatuan serta menghindari munculnya kesalahpahaman di kemudian hari.
Kelanjutan program pemindahan pasir diharapkan tidak hanya memberikan kepastian bagi masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya pada kegiatan tersebut, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pendapatan desa. Bertambahnya pendapatan tersebut nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program pembangunan, peningkatan infrastruktur, pelayanan kepada masyarakat, serta pemberdayaan ekonomi warga Desa Terak.
Musyawarah yang menghasilkan kesepakatan bersama ini menjadi bukti bahwa setiap perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog, komunikasi, dan semangat kekeluargaan. Pemerintah Desa Terak bersama seluruh unsur yang hadir berharap kesepakatan tersebut menjadi awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, harmonis, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh warga.



