PANDEGLANG | Semangat membangun desa dari
akar rumput kini mendapat energi baru di Kecamatan Cibitung, Kabupaten
Pandeglang.
Karang Taruna setempat
menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung terbentuknya Koperasi Desa (Kopdes)
Merah Putih, sebagai bagian dari gerakan besar memperkuat ekonomi lokal
berbasis gotong royong dan partisipasi generasi muda.
Ketua Karang Taruna Cibitung,
Afifudin, menyebut Kopdes Merah Putih bukan sekadar inisiatif ekonomi,
melainkan langkah strategis dalam menjawab tantangan kemandirian desa.
“Kami di
Karang Taruna Cibitung siap all out mendukung terbentuknya Kopdes Merah Putih.
Ini momentum besar untuk membangun kemandirian ekonomi desa yang
berkelanjutan,” ujarnya, pada Sabtu (24/05).
Ia menjelaskan, koperasi
tersebut akan menjadi wadah usaha kolektif berbasis potensi lokal seperti
pertanian, perikanan, kerajinan, hingga UMKM.
Dengan pengelolaan yang
profesional dan melibatkan warga secara aktif, koperasi ini diyakini mampu
menjadi motor penggerak ekonomi desa. Terlebih, keterlibatan generasi muda akan
menjadi kunci penting dalam keberlangsungan dan inovasi koperasi ke depan.
Komitmen Karang Taruna
Cibitung dalam mendukung Kopdes Merah Putih tidak sebatas dukungan moral.
Organisasi kepemudaan ini akan terjun langsung dalam proses sosialisasi kepada
masyarakat, agar konsep koperasi bisa dipahami dan direspons dengan partisipasi
nyata.
Selain itu, Karang Taruna
juga akan menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan, khususnya di bidang
manajemen koperasi, kewirausahaan, dan literasi keuangan.
Lebih jauh, Afifudin
menekankan pentingnya pelibatan pemuda desa. Ia melihat potensi luar biasa dari
anak-anak muda yang memiliki semangat belajar tinggi serta daya kreativitas
yang mampu memberi warna baru dalam pengelolaan koperasi.
“Kalau mereka dilibatkan
sejak awal, saya yakin Kopdes Merah Putih akan jadi tonggak kebangkitan ekonomi
desa berbasis anak muda,” tambahnya.
Inisiatif pembentukan Kopdes
Merah Putih ini selaras dengan semangat gotong royong yang menjadi landasan
pembangunan desa. Pemerintah mendorong koperasi sebagai sarana integratif untuk
menghimpun berbagai aktivitas ekonomi masyarakat dalam satu wadah yang dikelola
secara kolektif, transparan, dan akuntabel.
Dengan terbangunnya sinergi
antara pemerintah, Karang Taruna, dan masyarakat desa, program ini diharapkan
mampu menjawab berbagai persoalan mendasar seperti kemiskinan, pengangguran,
hingga ketimpangan ekonomi.
Bagi Afifudin, koperasi ini
bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tentang kedaulatan desa. Ia menegaskan
bahwa saat desa mampu mengelola sendiri potensi dan sumber dayanya, maka desa
akan menjadi subjek pembangunan, bukan lagi objek.
“Kalau desa kuat, negara
pasti hebat. Dan kami di Karang Taruna siap menjadi bagian dari gerakan besar
ini. Ini waktunya desa bangkit, dan dimulai dari Cibitung!” pungkasnya penuh
semangat.
Langkah ini menjadi bukti
bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kerja sama, partisipasi aktif, dan
semangat gotong royong. Karang Taruna Cibitung telah menyalakan obor harapan
baru menuju desa yang mandiri, sejahtera, dan membanggakan. |Fjr