Jakarta,
21 Juni 2026 – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan penamaan baru
untuk Halte Transjakarta Setiabudi menjadi Halte Setiabudi Integritas pada
Minggu (21/6).
Langkah
ini merupakan bentuk nyata dukungan penuh dari jajaran Pemerintah Provinsi
(Pemprov) DKI Jakarta terhadap penguatan kampanye antikorupsi di ruang publik
yang strategis. Hal ini merupakan hasil koordinasi dan tindak lanjut pertemuan
Gubernur DKI dan pimpinan KPK.
Penamaan
baru pada halte yang berlokasi tepat di depan Gedung Merah Putih KPK ini
dimaksudkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya
nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan integritas. Mengingat tingginya intensitas
penggunaan transportasi publik di wilayah Jakarta, halte ini diharapkan dapat
menjadi medium edukasi publik yang efektif dan melekat dalam ruang keseharian
warga.
Gubernur
DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam
mendukung gerakan ini. "Peresmian Halte Setiabudi Integritas ini bukan
sekadar perubahan papan nama ikon transportasi, melainkan pesan kuat bahwa
perjuangan melawan korupsi adalah gerakan bersama. Pemprov DKI Jakarta ingin
memastikan nilai-nilai integritas dan kejujuran terus menggema serta tertanam
di benak setiap warga, termasuk para pelanggan Transjakarta yang bermobilitas
setiap hari di koridor ini," ujar Pramono Anung.
Melalui
kehadiran simbol edukasi yang dekat dengan aktivitas harian, kolaborasi antara
Pemprov DKI, Transjakarta, dan KPK ini diyakini mampu menyebarkan vibrasi
positif.
