PANGKALPINANG – Guna menciptakan suasana kerja yang bersih, sehat, dan nyaman, aparatur sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) rutin menggelar aksi gotong royong setiap Jumat pagi. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud nyata dari Gerakan Jumat Bersih sekaligus mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, serta Indah (ASRI).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung, Fery Afriyanto, menjelaskan bahwa kebersihan lingkungan kerja memiliki korelasi erat dengan kinerja para pegawai. Menurutnya, area kerja yang tertata rapi akan menumbuhkan motivasi tersendiri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, saya mengajak kita semua untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah di instansi Pemprov Babel. Apabila tempat kerja kita bersih dan nyaman, otomatis semangat dan produktivitas pegawai dalam melayani masyarakat juga akan meningkat," ujar Fery saat memimpin kegiatan di halaman Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Babel, Jumat (3/7/2026).
Fery menekankan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak boleh dipandang sebelah mata atau sekadar menjadi agenda seremonial belaka. Ia berharap menjaga kebersihan dapat melekat menjadi sebuah budaya yang konsisten diterapkan oleh seluruh aparatur pemerintah. Kondisi kantor yang resik mencerminkan kedisiplinan, profesionalisme, serta komitmen penuh ASN sebagai pelayan publik.
"Pemerintah Provinsi Bangka Belitung berkomitmen untuk terus mencetak sumber daya manusia yang peduli lingkungan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya kita memperkuat sistem pemerintahan yang responsif, profesional, dan tepercaya," tambahnya.
Dalam pelaksanaannya di kantor Bakuda Babel, aksi gotong royong ini turut diikuti oleh Kepala Bakuda Babel, Yunan Helmi, bersama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Mereka bahu-membahu membersihkan area perkantoran, mulai dari menyapu halaman, menguras saluran drainase, hingga merapikan tata ruang kerja.
Selain menjaga kesehatan lingkungan, Fery menilai esensi dari gotong royong ini adalah mempererat tali silaturahmi, kebersamaan, dan menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap fasilitas negara yang digunakan.
Lebih lanjut, Gerakan Indonesia ASRI yang digalakkan ini juga diselaraskan dengan visi jangka panjang pembangunan daerah, yakni Babel Berdaya 2029. Visi tersebut menargetkan terwujudnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mandiri, berdaya saing, berbudaya, dan sejahtera.

